Selamat datang

Penyejuk Hati membimbing anda menuju ketentraman....

Berkah Herbal

Kunci Sehat dan Sukses

Kamis, 09 Juni 2011

Termasuk kewajiban muslim

Rasulullah bersabda:
“Menuntut ilmu adalah wajib atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah)

Ilmu membuat seseorang jadi mulia, baik di hadapan manusia juga di hadapan sang Khaliq:
“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama”. (TQS.Fathir [35]: 28)
„Adakah sama antara orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? (Az-Zumar:9)

Itulah sebagian diantara kemulian orang-orang yang berilmu!
Diantara kemuliaan orang yang berilmu itu dia akan mendapatkan pahala yang begitu besar seperti apa yang disabdakan Nabi kita:
“Barangsiapa berjalan di satu jalan dalam rangka menuntut ilmu, maka Allah mudahkan jalan menuju surga. Dan sesungguhnya malaikat meletakkan sayap-sayapnya bagi penuntut ilmu tanda ridha dengan yang dia perbuat. (Dari hadits yang panjang riwayat Muslim)
“Barangsiapa keluar dalam rangka thalabul ilmu (mencari ilmu), maka dia berada dalam sabilillah hingga kembali.” (HR. Tirmidzi, hasan) 

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Allah SWT Memberi wahyu kepada Nabi Dawud a.s. Firman-Nya, “Wahai, Dawud. Pelajarilah olehmu akan ilmu yang bermanfaat.”
“Ya, Rabbi. apakah ilmu yang bermanfaat itu ? ” jawab Nabi Daud.
“Ialah ilmu yang bertujuan untuk mengetahui keluhuran, keagungan, kebesaran, dan kesempurnaan kekuasaan-Ku atas segala sesuatu.Inilah yang mendekatkan engkau kepada-Ku.”

Ternyata ilmu yang bermanfaat itu adalah ilmu yang dapat menyebabkan kita semakin mengenal Allah, yang dapat kita amalkan, yang membuat kita rendah hati serta menghindarkan dari sifat takabur..
Ilmu selain diyakini kebenarannya juga harus diamalkan. Sebab ilmu tidak diamalkan, seperti pohon yang tidak berbuah. 

 Wallahu A'lam.

Rabu, 08 Juni 2011

3 aktftas yg baik bagi otak

"Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan itu senilai dengan sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan ALIF LAAM MIIM itu satu huruf, akan tetapi ALIF satu huruf, LAAM satu huruf, dan MIIM satu huruf.” (HR. At-Tirmizi no. 2910 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Takhrij Ath-Thahawiah no. 158)
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh..

>> Hasil riset Univ_AL-AZHAR Kairo Mesir bhwa m'baca AL-QUR'AN dpat m'ningkatkn kinerja otak dan m'pertajam ingtan sampai 80% krna ada 3 aktftas yg baik bgi otak yaitu:
1) melihat 2) mendengar 3) membaca..
_waktu yg bgus untk m'bca AL-QUR'AN stlah Shalat, trutma Subuh n Magrib, d'dua wktu trsbut otk dlam k'ada'an refresh krna prgantian wktu dri terang k'gelap n gelap k'terang..

Smoga kta sllu dlam lndungan ALLAH SWT.. AMIEN.....

"Salam ukhwah"

Selasa, 07 Juni 2011

Keutamaan Ilmu

Dengan Ilmu masalah jadi terasa mudah.
Dengan Ilmu hidup jadi makin terarah.
Dengan ilmu hari hari jadi semakin indah.

ASSAALAMUALAIKUM WR.WB.

  Alhamdulillah..segala puji bagi Allah yang maha Sempurna, Tuhan yang menciptakan alam semesta besarta isinya,Tuhan yang mengangkat derajat hamba yang berilmu bertaqwa, yang menghinakan orang yang mencintai harta benda dunia.. Shalawat salam selalu tercurah kepada baginda Nabi penyayang kaum dhuafa, Nabi yang dekat dengan para yatama, Nabi yang duniapun tunduk kepadanya, ialah Nabi besar Muhammad SAW yang tiada Nabi sesudahnya.

Diriwayatkan suatu hari sepuluh orang yang terpelajar mendatangi Imam Ali ra. Mereka ingin mengetahui mengapa ilmu bisa dikatakan lebih baik daripada harta dan mereka meminta agar masing-masing dari mereka diberikan jawaban yang berbeda beda. namun Imam Ali ra hanya tersenyum dan menjawab sebagaimana berikut:
[1] Ilmu adalah warisan para Nabi, tetapi sebaliknya harta adalah warisan Firaun. Sebagaimana Nabi lebih mulia daripada Firaun, maka ilmu lebih baik daripada harta.
[2] Engkau yang harus menjaga hartamu, tetapi Ilmu yang akan menjagamu. Maka dari itu, Ilmu lebih baik daripada harta.
[3] Ketika Ilmu dibagikan(diajarkan) ia akan semakin bertambah. tetapi ketika harta dibagikan ia akan semakin berkurang. Seperti itulah kenyataaannya bahwa ilmu lebih baik daripada harta.
[4] Manusia yang punya banyak harta dia akan memiliki banyak musuh, sedangkan manusia yang berilmu dia akan memiliki banyak teman. Oleh kerna  itu, ilmu lebih baik daripada harta.
[5] Kerna Ilmu seseorang akan menjadi murah hati karena sudut pandangannya yang lebih luas, sedangkan manusia yang kaya raya dikarenakan kecintaannya kepada harta benda maka akan menjadikannya sengsara. Seperti itulah bahwa ilmu lebih baik daripada harta.
[6] Ilmu tidak dapat dicuri, tetapi harta terus-menerus terekspos oleh bahaya akan pencurian. Maka, ilmu lebih baik daripada harta.
[7] Seiring berjalannya waktu, kedalaman dan keluasan ilmu bertambah. Sebaliknya, timbunan dirham menjadi berkarat. Untuk itu, ilmu lebih baik daripada harta. [8] Engkau dapat menyimpan catatan kekayaanmu karena ia terbatas, tetapi engkau tidak dapat menyimpan catatan ilmumu karena ia tidak terbatas. Untuk itulah mengapa ilmu lebih baik daripada harta.
[9] Ilmu mencerahkan pikiran, sementara harta cenderung menjadikannya gelap serta hati yang tidak tenang. Maka dari itu, ilmu lebih baik daripada harta.
[10] Ilmu lebih baik daripada harta, karena ilmu menyebabkan Nabi berkata kepada Tuhan “Kami menyembah-Nya sebagaimana kami adalah hamba-hamba-Nya”, sementara harta membahayakan, menyebabkan Firaun dan Nimrud bersikap congkak dengan menyatakan diri mereka sebagai Tuhan.

dari keterangan diatas kita dapat menyimpulkan bahwa jelas kemuliaan Ilmu itu jauh dibandingkan dengan harta,. bahkan Nabi pernah bersabda: Tuntutkah Ilmu sampai kenegri cina. artinya dimanapun Ilmu itu berada cari dan tuntutlah meski jauh tampatnya karena menuntut Ilmu itu wajib hukumnya sebagaimana yang disabdakan Nabi: Menunutut Ilmu itu wajib hukumnya bagi kaum Muslimin dan muslimat. dari Hadistsni dapat kita simpulkan bahwasanya tiada seorangpun hamba yang Muslim yang luput dari tuntutan kewajiban menunutut Ilmu. Adapun Ilmu yang dimaksud disini adalah Ilmu Agama,Ilmu yang dapat mendekatkan kita kepada Allah, bukanlah ilmu yang sifatnya duniawi.
Wallahu a'lam bishshawab.
*********