Selamat datang

Penyejuk Hati membimbing anda menuju ketentraman....

Berkah Herbal

Kunci Sehat dan Sukses

Rabu, 08 Januari 2014

SANGKA BAIK ITU LEBIH BAIK

Riwayat Hassan Al-Basri & Pemuda bersama seorang wanita. Suatu hari di tepi sungai Dajlah, Hassan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berdua-duaan dengan seorang wanita. Di sisi mereka terletak sebotol arak. Lalu Hassan berbisik "Alangkah jahatnya orang itu dan alangkah baiknya kalau dia seperti aku!" Tiba-tiba Hassan Al-Basri melihat sebuah perahu di tepi sungai yang sedang tenggelam. Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi segera terjun untuk menolong penumpang perahu yang hampir lemas. Enam dari tujuh penumpang itu berhasil diselamatkan. Kemudian dia berpaling ke arah Hassan al-Basri dan berkata, "Jika engkau memang lebih mulia daripada saya, maka dengan nama Allah, selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong. Engkau diminta untuk menyelamatkan satu orang saja, sedang saya telah menyelamatkan enam orang." Bagaimanapun upaya Hassan al- Basri gagal menyelamatkan yang seorang itu. Maka lelaki itu bertanya padanya. "Tuan, sebenarnya wanita yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan arak. Ini hanya untuk menguji tuan." Hassan al-Basri tertegun lalu berkata, "Kalau begitu, sebagaimana engkau telah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya tenggelam ke dalam sungai, maka selamatkanlah saya dari tenggelam dalam kebanggaan dan kesombongan." Orang itu menjawab, "Mudah- mudahan Allah mengabulkan permohonan tuan." Semenjak itu, Hassan al-Basri selalu merendahkan diri bahkan ia menganggap dirinya sebagai makhluk yang tidak pernah merasa lebih dari orang lain.

DAYYUS TAK SEPERTI GAYUS

Seiring perkembangan Zaman yg serba moderen, aqidah-aqidah Islam pun semakin terkikis oleh zaman, para orang tua semakin tak memperdulikan pergaulan anaknya yg perempuan, bangga kalau anaknya pacaran, tidak merasa risih ketika putrinya dengan lelaki berduaan, orang yg seperti inilah yg disebut DAYYUS oleh Nabi SAW dalam Sabdanya:- ﺛﻼﺛﺔ ﻻ ﻳﻨﻈﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﺇﻟﻴﻬﻢ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ: ﺍﻟﻌﺎﻕ ﻟﻮﺍﻟﺪﻳﻪ، ﻭﺍﻟﻤﺘﺮﺟﻠﺔ، ﻭﺍﻟﺪﻳﻮﺙ. ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ ﻭﺍﻟﻨﺴﺎﺋﻲ artinya : Tiga golongan yang Allah tidak akan memandang (bermakna tdak dberi Rahmat) mereka di hari kiamat : org yg durhaka kpda ibu bapa, si perempuan yang menyerupai lelaki dan si lelaki DAYUS" ( Riwayat Ahmad & An- Nasaie:Ghayatul Maram, no 278 ) Dalam sebuah hadist yg lain: ﺛﻼﺛﺔٌ ﻗﺪ ﺣَﺮّﻡَ ﺍﻟﻠﻪُ - ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰ - ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺍﻟﺠﻨﺔَ : ﻣُﺪْﻣِﻦُ ﺍﻟﺨﻤﺮ ، ﻭﺍﻟﻌﺎﻕّ ، ﻭﺍﻟﺪّﻳّﻮﺙُ ﺍﻟﺬﻱ ﻳُﻘِﺮُّ ﻓﻲ ﺃَﻫْﻠِﻪِ ﺍﻟﺨُﺒْﺚَ . ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ ﻭﺍﻟﻨﺴﺎﺋﻲ . Artinya : Tiga org yang Allah haramkan baginya Syurga : orang yang mengekali minum arak, org yg durhaka kepada ibu bapa dan Dayus yang membiarkan maksiat dilakukan oleh keluarganya" ( Riwayat Ahmad ) Masih banyak lagi hadist-hadist yang bermakna hampir sama dngan dua hadist ini. Secara ringkasnya, apakah dan siapakah lelaki dayus? ARTI DAYUS disebutkan dalam beberapa riwayat atsar dan hadist yang lain yaitu : 1) Sabda Nabi : - ﻭﻋﻦ ﻋﻤﺎﺭ ﺑﻦ ﻳﺎﺳﺮ ﻋﻦ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻗﺎﻝ ﺛﻼﺛﺔ ﻻ ﻳﺪﺧﻠﻮﻥ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﺃﺑﺪﺍ ﺍﻟﺪﻳﻮﺙ ﻭﺍﻟﺮﺟﻠﺔ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻭﺍﻟﻤﺪﻣﻦ ﺍﻟﺨﻤﺮ ﻗﺎﻟﻮﺍ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻣﺎ ﺍﻟﻤﺪﻣﻦ ﺍﻟﺨﻤﺮ ﻓﻘﺪ ﻋﺮﻓﻨﺎﻩ ﻓﻤﺎ ﺍﻟﺪﻳﻮﺙ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺬﻱ ﻻ ﻳﺒﺎﻟﻲ ﻣﻦ ﺩﺧﻞ ﻋﻠﻰ ﺃﻫﻠﻪ artinya : Dari Ammar bin Yasir berkata, ia mendengar dari Rasulullah SAW berkata : " Tiga golongan yang tidak memasuki syurga selamanya, Si DAYUS, si wanita yang menyerupai lelaki dan orang yang ketagih arak" lalu sahabat berkata : Wahai Rasulullah, kami telah faham arti orang yang ketagih arak, tetapi apakah itu DAYUS? , berkata nabi : "YAITU ORANG YANG TIDAK MEMPERDULIKAN SIAPA YANG MASUK BERTEMU DENGAN AHLINYA (ISTERI DAN ANAK- ANAKNYA) - ( Riwayat At- Tabrani ; Majma az-Zawaid, 4/327. Dari hadith di atas, kita dapat memahami bahwa maksud lelaki DAYUS adalah si suami atau bapa yang langsung tiada merasa risau dan cemburu dengan siapa isteri dan anaknya bersama, bertemu, malah sebahagiannya membiarkan saja isterinya dan anak perempuannya dipegang dan dipeluk oleh sebarangan lelaki lain. 2) Pernah juga diriwayatkan dalam hadist lain, soal yang sama dari sahabat tentang siapakah dayus, lalu jawab Nabi:- ﻗﺎﻟﻮﺍ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻣﺎ ﺍﻟﺪﻳﻮﺙ ﻗﺎﻝ ﻣﻦ ﻳﻘﺮ ﺍﻟﺴﻮﺀ ﻓﻲ ﺃﻫﻠﻪ artinya : Apakah dayus itu wahai Rasulullah ?. Jawab Nabi : yaitu seseorang ( lelaki) yang membiarkan kejahatan ( zina, buka aurat, bergaul bebas ) dilakukan oleh ahlinya ( isteri dan keluarganya). =semoga kita tidak termasuk orang yg disebut dalam Hadist-Hadist diatas. Suka

UMMAT MUSLIM DAN HARI NATAL.??

Memberi ucapan Selamat Natal atau mengucapkan selamat dalam hari raya mereka (dalam agama) yang lainnya pada orang kafir adalah sesuatu yang diharamkan berdasarkan kesepakatan para ulama (baca: ijma’ kaum muslimin), sebagaimana hal ini dikemukakan oleh Ibnul Qoyyim rahimahullah dalam kitabnya Ahkamu Ahlidz Dzimmah. Beliau rahimahullah mengatakan, “Adapun memberi ucapan selamat pada syi’ar-syi’ar kekufuran yang khusus bagi orang-orang kafir (seperti mengucapkan selamat natal, pen) adalah sesuatu yang diharamkan berdasarkan ijma’ (kesepakatan) kaum muslimin. Contohnya adalah memberi ucapan selamat pada hari raya dan puasa mereka seperti mengatakan, ‘Semoga hari ini adalah hari yang berkah bagimu’, atau dengan ucapan selamat pada hari besar mereka dan semacamnya. Kalau memang orang yang mengucapkan hal ini bisa selamat dari kekafiran, namun dia tidak akan lolos dari perkara yang diharamkan. Ucapan selamat hari raya seperti ini pada mereka sama saja dengan kita mengucapkan selamat atas sujud yang mereka lakukan pada salib, bahkan perbuatan seperti ini lebih besar dosanya di sisi Allah. Ucapan selamat semacam ini lebih dibenci oleh Allah dibanding seseorang memberi ucapan selamat pada orang yang minum minuman keras, membunuh jiwa, berzina, atau ucapan selamat pada maksiat lainnya. Banyak orang yang kurang paham agama terjatuh dalam hal tersebut. Orang-orang semacam ini tidak mengetahui kejelekan dari amalan yang mereka perbuat. Oleh karena itu, barangsiapa memberi ucapan selamat pada seseorang yang berbuat maksiat, bid’ah atau kekufuran, maka dia pantas mendapatkan kebencian dan murka Allah Ta’ala.” –Demikian perkataan Ibnul Qoyyim rahimahullah-